Info Online

Info KB-TK-SD

 

Info SMP

Polling Pengunjung

Bagaimana Kesannya Mulai Masuk Sekolah ?




 

Who's Online

Kami memiliki 5 Tamu online

Login Form



Selamat Datang Di Taruna Bangsa

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DRAMA TAHUN AJARAN 2015/2016

PDFCetakE-mail

Ditulis oleh Administrator

   

Pada tanggal 26 September 2015, siswi-siswi SMP Taruna Bangsa berpentas (bermain drama) di Botani Mall dalam acara Edufair 2015. Ada dua judul garapan yang dipentaskan oleh siswi-siswi SMP Taruna Bangsa. Garapan yang pertama berjudul “Kejujuran” dan garapan yang kedua berjudul “Bayangan”.

Judul garapan “Kejujuran” menggambarkan sebuah bekal hidup yang mendasar, yaitu kejujuran. Kejujuran sebagai dasar berucap dan bertindak. Pada pementasan ini, tiga siswi memainkan karakter yang berbeda-beda. Purple (IX B) sebagai malaikat baik berkarakter jujur, sabar, dan tidak egois; Shakila (IX C) sebagai malaikat jahat berkarakter pembohong, emosional, dan egois; sedangkan Meiriski (IX C) sebagai orang dewasa yang berusia 23 tahun berkarakter pembohong, emosional, dan egois. Malaikat baik berusaha menyentuh hatinya dan menuntun langkahnya dalam bekerja, tetapi malaikat jahat merasuki pikirannya dan mengarahkannya untuk mengatakan hal yang tidak sesuai dengan keadaannya. Ia meninggikan harga dirinya dengan membohong. Padahal, berbohong akan merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, ia berusaha untuk bersikap jujur dalam berucap dan bertindak

Foto judul garapan “Kejujuran” oleh Fransiska Istiningsih

Foto judul garapan “Kejujuran” oleh Fransiska Istiningsih

 

Judul garapan “Bayangan” menggambarkan sebuah cermin diri. Pada pementasan ini dua siswi memainkan karakter yang sama. Alda (IX B) sebagai Jelita, sedangkan Sabila (VII B) sebagai bayangannya. Alda (IX B) berkarakter cantik dan percaya diri, tetapi ia arogan. Demikian juga Salsa (VII B) berkarakter cantik dan percaya diri, tetapi ia arogan. Pada pementasan ini, Jelita merasa sebal karena apa yang ia ucapkan dan ia lakukan diikuti oleh bayangannya. Ketika ia menertawakan orang lain, ia pun ditertawakan oleh bayangannya sendiri. Ketika ia mengejek orang lain, ia juga diejek oleh bayangannya sendiri. Dua karakter ini mengajak kita untuk introspeksi diri. 

Foto judul garapan “Bayangan” oleh Fransiska Istiningsih

 

Kegiatan ekstrakurikuler drama tidak hanya sekadar tampil bermain drama. Para siswa mengenal latar belakang pementasan drama. Ada beberapa jenis pementasan drama, yaitu drama monolog, pantomim, drama mini kata, mini drama, tablo, dan lain-lain. Mereka juga mengenal unsur-unsur dalam pementasan drama, seperti kostum, make up, lighting, panggung, dan lain-lain.

Sabila (VIII C) dan Salsa (VII B) berperan sebagai Kartini

 

Imelda (VIII A) berperan sebagai Kartini Kecil

Untuk tampil secara maksimal, para siswa berlatih artikulasi, intonasi, jeda, volume, ekspresi, penghayatan, dan kepercayaan tinggi. Selain itu, mereka berlatih menjadi pribadi orang lain. Hal ini tidak mudah. Para siswa harus bisa mengenali karakter dirinya sendiri sebelum berperan menjadi orang lain, seperti karakter orang rendah hati, arogan, penyayang, dan lain-lain. Sebelum bermain peran, para siswa latihan ekspresi terlebih dahulu. Banyak ekspresi yang harus mereka ketahui dan kuasai, misalnya ekspresi senang, sedih, galau, bimbang, dan lain-lain. Latihan ekspresi dan latihan gesture dilakukan di ruang kaca. Hal ini akan membantu para siswa melihat ekspresi mereka sendiri, apakah sudah maksimal atau belum dalam berperan.

 

Queena (IX B) dan Sabila (VIII C) berperan sebagai anak muda yang mencari jati diri

 

Selain itu, para siswa belajar make up atau berias (berdandan) sesuai dengan karakter yang diperankan. Mereka belajar menentukan dan menyiapkan kostum yang akan dipakai sesuai dengan peran masing-masing. Tidak hanya itu, para siswa berlatih menentukan backsound yang mendukung sebuah pementasan.

Selain guru pembimbing yang memberi penilaian, para siswa juga saling memberi komentar terhadap penampilan teman-temannya. Guru dan siswa saling memberi kritik dan saran yang membangun bagi semua yang tampil dengan tujuan siswa dapat meningkatkan karakter dan kepercayaan diri mereka.

   

 

Hari Kartini, Hari Bumi dan Hari Buku

PDFCetakE-mail

Ditulis oleh Administrator

Peringatan hari Kartini, 21 April disambut dengan meriah oleh berbagai pihak. Perayaan hari khusus bagi pahlawan wanita menarik perhatian lantaran digelar dengan beragam kegiatan dan acara unik dan berbeda. Sekolah Taruna Bangsa merayakan Hari Kartini bersamaan dengan perayaan Hari bumi dan Hari Buku.

 

 

Kegiatan hari kartini kali ini, seluruh warga Sekolah Taruna Bangsa berpakaian kebaya/batik memperingati Upacara Bendera,  Mendengarkan Dongeng  untuk KB – TK - SD kelas kecil (kelas1-3) dan Workshop bertema menulis itu indah yang diisi oleh Bapak Adi Pringadi seorang Editor/Penulis 

 

Hari Bumi diperingati dengan memberikan bibit tanaman kepada siswa, menanam bibit kangkung melalui pengamatan selama 11 sehari. Kegiatan penanaman bibit kangkung ini melibatkan sekitar 350 siswa,

Hari Buku Sekolah Taruna Bangsa dirayakan dengan diumumkannya pemenang Best Reader Putra oleh Daud Haikal H. Silitonga dan Best Reader Putri oleh Fransiska Thalia Sadikin

Tujuan dari kegiatan ini memberikan makna emansipasi wanita persamaan gender, Menanamkan kesadaran akan lingkungan, mengenalkan cerita melalui dongeng dan mampu menulis.

 

Ekskul Robotik SMP Taruna Bangsa Berjaya

PDFCetakE-mail

Ditulis oleh Administrator

Hari Minggu, 24 April 2016, sebelas siswa ekstrakuler robotik mewakili teman – temannya mengikuti “The Indonesia Robot Cup” ketiga.

Lomba ini diadakan di TMII Jakarta. Tim ekstrakuler robotik SMP Taruna Bangsa berhasil memenangkan 3 “contest category” dari 7 kategori yang dilombakan.

 

Briant Daniel (kelas 8), Raka Zaidan P I (kelas 8) dan Bimo R Wibowo (kelas 7) berhasil memperoleh juara satu untuk Robot Creative. Mereka memperoleh Trophi, voucher dan hadiah hiburan.

Bimo R Wibowo dan Keivan R Nasution siswa kelas 7 berhasil memperoleh juara ketiga untuk kategori “soccer”. Mereka mendapatkan medali, voucher dan hadiah hiburan.

Lutvi M dan Rafli A, siswa kelas 8 memperoleh juara ketiga untuk kategori “ Aerial Robotic”.Sebagai pemenang ketiga, mereka memperoleh medali, voucher dan hadiah hiburan.

 

Peran SMP TARUNA BANGSA di OSN

PDFCetakE-mail

Ditulis oleh Administrator

OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan program tahunan kegiatan Kementrian Pendidikan  dan Kebudayaan. Kegiatan ini diselenggarakan secara berjenjang, mulai tingkat Kab./Kota,Provinsi dan  Nasional.

Bidang lomba meliputi Matematika, IPA dan IPS.

SMP TARUNA BANGSA menyertakan para siswa kelas bintang IPA, IPS dan Matematika  untuk mengikuti OSN tingkat Kabupaten Bogor yang diselenggarakan pada tanggal 5 Maret 2016.

Di ajang bergengsi ini SMP TARUNA BANGSA  berhasil memperoleh hasil yang membanggakan;

Janice Thung, siswi kelas 8 berhasil sebagai juara kedua untuk Matematika.

Jason Ferdinand C, siswa kelas 7 berhasil sebagai juara ketiga untuk IPA.

 

Mereka berdua terpilih untuk maju mengikuti lomba OSN tingkat Provinsi.

Penampilan Jason di Provinsi

 

Pada upacara pembukaan Festifal dan Lomba Seni Siswa Nasional SMP se-Kabupaten Bogor, tanggal 19 April 2016 diberikan hadiah kepada para pemenang OSN.

 
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Gallery Robotic

Baner

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini38
mod_vvisit_counterKemarin133
mod_vvisit_counterMinggu Ini1035
mod_vvisit_counterBulan Ini1224
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung290189

GTranslate

Foto Taruna Bangsa

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Waktu Sekarang

Ulti Clocks content